Rabu, 29 Oktober 2025

Cara Cek Bansos PKH, BPNT, dan BSU 2025 Lewat HP – Link Resmi & Jadwal Cair Terbaru


Image


Panduan Lengkap Bantuan Sosial di Indonesia

Image

Image

Image


Image


Pendahuluan

Pemerintah Indonesia melalui berbagai kementerian menjalankan rangkaian program bantuan sosial (bansos) yang dirancang untuk meringankan beban masyarakat kurang mampu atau rentan ekonomi. Program-program seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Bantuan Subsidi Upah (BSU) dan BLT BBM (Bantuan Langsung Tunai untuk kompensasi kenaikan BBM) menjadi topik sangat penting karena langsung menyentuh kesejahteraan banyak keluarga.
Blog Anda dengan topik “keuangan masyarakat & bantuan sosial” sangat tepat untuk saat ini karena banyak pencarian terkait kapan bantuan cair, bagaimana cara mengecek, siapa yang berhak, dan bagaimana penggunaan bantuan tersebut.

Dalam artikel ini kita akan menguraikan:

  1. Apa masing-masing program bansos itu dan siapa yang mendapatkannya

  2. Kriteria, besaran, jadwal pencairan dan mekanisme cek penerima

  3. Cara mengetahui apakah Anda/keluarga Anda termasuk penerima

  4. Hal-hal yang harus diwaspadai (hoaks/penipuan)

  5. Tips bagi penerima agar penggunaan bansos maksimal


1. Program Keluarga Harapan (PKH)

Apa itu PKH

PKH adalah program bantuan sosial bersyarat yang diberikan kepada keluarga kurang mampu dan rentan agar dapat meningkatkan akses ke layanan pendidikan, kesehatan, serta memperkuat kesejahteraan keluarga. Penerima biasanya keluarga yang telah terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau sekarang Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). (detiknews)

Kriteria penerima

Umumnya keluarga yang memiliki salah satu atau lebih dari: ibu hamil/nifas, anak usia 0-6 tahun, anak sekolah SD/SMP/SMA, lansia, atau penyandang disabilitas berat. Besaran bantuan ditentukan oleh kategori yang diterima. (detiknews)

Besaran & jadwal pencairan

Berdasarkan informasi tahun 2025: pencairan dilakukan setiap triwulan (3 bulan sekali). Tahapan:

  • Tahap 1: Januari–Maret 2025 (detikcom)

  • Tahap 2: April–Juni 2025 (detikcom)

  • Tahap 3: Juli–September 2025

  • Tahap 4: Oktober–Desember 2025 (detiknews)

Contoh besaran tiap kategori (per tahap):

  • Ibu hamil/nifas / Anak usia 0-6: Rp 750.000 per tahap (≈ Rp 3.000.000/tahun) (detiknews)

  • Anak SD: Rp 225.000 per tahap (≈ Rp 900.000/tahun) (detiknews)

  • Anak SMP: Rp 375.000 per tahap (≈ Rp 1.500.000/tahun)

  • Anak SMA: Rp 500.000 per tahap (≈ Rp 2.000.000/tahun)

  • Lansia ≥70 tahun / disabilitas berat: Rp 600.000 per tahap (≈ Rp 2.400.000/tahun) (detiknews)

Mekanisme penyaluran & penggunaan

Dana biasanya disalurkan ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) melalui bank Himbara (seperti BRI, BNI, Mandiri, BTN) atau melalui PT Pos Indonesia di beberapa wilayah. Penerima kemudian bisa mencairkan atau menggunakan sesuai kebutuhan. (detiknews)


2. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)

Apa itu BPNT

BPNT adalah bantuan pangan dalam bentuk non-tunai yang diberikan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) agar dapat membeli bahan pangan pokok melalui e-warung atau pedagang yang bekerja sama. Tujuannya memperkuat ketahanan pangan dan gizi keluarga. (detikcom)

Siapa yang mendapat BPNT

Keluarga yang terdaftar dalam DTKS/DTSEN dan dianggap rentan pangan, bisa juga penerima PKH yang juga mendapatkan BPNT atau penerima BPNT tanpa PKH. (desacibatu.warga.id)

Besaran dan jadwal

Contoh untuk tahun 2025: BPNT diberikan sekitar Rp 200.000 per bulan atau sekitar Rp 600.000 per triwulan (3 bulan) kepada KPM yang sesuai. (detiknews) Jadwal pencairan sama seperti PKH, setiap triwulan. (detikcom)

Penggunaan & catatan penting

Hanya dapat digunakan untuk membeli bahan pangan pokok di e-warung resmi. Tidak bisa langsung dicairkan tunai (tergantung wilayah). KPM harus menggunakan kartu atau saldo elektronik yang ditautkan ke KKS atau bank yang bekerjasama.


3. Bantuan Subsidi Upah (BSU)

Apa itu BSU

BSU adalah program subsidi untuk pekerja/buruh yang menerima upah atau gaji sampai batas tertentu, sebagai kompensasi beban ekonomi serta meningkatkan daya beli. Program ini dikelola oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). (Bantuan Subsidi Upah)

Kriteria penerima BSU

Berdasarkan portal resmi: warga negara Indonesia (WNI), peserta aktif Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS Ketenagakerjaan) hingga tanggal tertentu (contoh: 30 April 2025) untuk kategori pekerja penerima upah (PU), gaji maksimal Rp 3.500.000 per bulan, bukan ASN/TNI/Polri. (Bantuan Subsidi Upah)

Besaran dan periode

Contoh: Untuk tahun 2025 disebutkan bahwa proses penyaluran BSU dilaksanakan periode Juni hingga Juli 2025, dan program dinyatakan berakhir tanpa perpanjangan tahun tersebut. (Wahana News) Besaran bantuan tunggal misalnya ± Rp 600.000 (menurut laporan).

Mekanisme pengecekan

Penerima dapat memeriksa status melalui portal resmi BSU di Kemnaker (bsu.kemnaker.go.id) dengan memasukkan NIK. (Bantuan Subsidi Upah)


4. BLT BBM – Bantuan Langsung Tunai untuk Kenaikan BBM

Penjelasan

BLT BBM adalah bantuan tunai yang diberikan oleh pemerintah untuk mengompensasi dampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) terhadap rumah tangga berpendapatan rendah atau rentan. Pengaturan dan skema program tergantung kebijakan pemerintah pusat, biasanya melalui kerjasama antara kementerian keuangan, sosial, dan instansi terkait.

Siapa yang berhak dan mekanisme

Kelompok sasaran adalah masyarakat kurang mampu yang terdampak langsung atas kenaikan BBM. Penyaluran biasanya dilakukan melalui bank atau pos. Mekanisme serta besaran bantuan bisa berbeda tiap tahun dan wilayah, berdasarkan kebijakan fiskal. Pengumuman resmi biasanya dilakukan oleh kementerian terkait atau melalui media yang mengutip siaran pers resmi.

Catatan penting

Karena skema berubah-ubah sesuai kebijakan pemerintah, selalu periksa pengumuman resmi dari kementerian seperti Kementerian Keuangan, Kementerian Sosial untuk detail program BLT BBM tahun berjalan.


5. Cara Cek Status Penerima & Pencairan

Portal resmi untuk PKH/BPNT

Untuk mengetahui apakah Anda atau keluarga terdaftar sebagai penerima PKH atau BPNT, kunjungi portal resmi Kementerian Sosial: https://cekbansos.kemensos.go.id/ (Cek Bansos)
Langkah umum:

  • Pilih Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, Desa/Kelurahan

  • Masukkan nama penerima sesuai KTP

  • Isi kode captcha → Klik “Cari Data”

  • Hasil akan menunjukkan: apakah terdaftar, jenis bantuan, status pencairan. (detikcom)

Portal untuk BSU

Untuk BSU: kunjungi portal resmi Kemnaker – https://bsu.kemnaker.go.id/ dan masukkan NIK Anda untuk cek status. (Bantuan Subsidi Upah)

Hal yang harus diperhatikan

  • Data harus sesuai KTP/NIK.

  • Jika tidak terdaftar → bisa diperiksa apakah data DTKS/DTSEN sudah benar ke dinas sosial desa/kelurahan. (Fahum)

  • Periksa secara berkala karena penyaluran sering berjalan bertahap tiap triwulan atau perubahan skema. (detikcom)


6. Hal-Hal yang Perlu Diwaspadai

  • Banyak hoaks yang menawarkan “link aktif pendaftaran Bansos” melalui WhatsApp/Telegram dan meminta data sensitif atau biaya. Ingat: pemerintah tidak memungut biaya awal untuk pendaftaran bansos.

  • Pastikan hanya menggunakan link resmi (.go.id atau domain resmi kementerian) dan tidak meng-install aplikasi pihak ketiga yang mencurigakan.

  • Simpan bukti pencairan dan pastikan dana benar masuk ke rekening/akun yang resmi.

  • Jika namanya terdaftar tapi belum cair → datang ke kantor kelurahan/desa atau UPT sosial setempat untuk klarifikasi. (Fahum)


7. Tips Bagi Penerima Agar Penggunaan Maksimal

  • Segera setelah bantuan cair, buat anggaran sederhana: misalnya berapa untuk kebutuhan pangan, pendidikan anak, kesehatan, dan tabungan darurat.

  • Untuk BPNT: belilah bahan pangan pokok yang bergizi (beras, sayuran, protein) karena program ini memang diarahkan untuk ketahanan pangan keluarga.

  • Untuk BSU: karena sifatnya subsidi upah, manfaatkan untuk biaya tak terduga atau memperkuat tabungan.

  • Simpan bukti pencarian atau data penerimaan bantuan karena bisa berguna untuk laporan/pemantauan kebijakan lokal.

  • Edukasi anggota keluarga tentang pentingnya bantuan sosial dan perannya dalam menjaga kesejahteraan jangka panjang (tidak hanya sekali-cair).


8. Kesimpulan

Program bantuan sosial dari pemerintah seperti PKH, BPNT, BSU, dan BLT BBM adalah instrumen penting untuk menjaga kesejahteraan masyarakat di tengah tantangan ekonomi. Kami di blog ini mengajak Anda untuk:

  • Memahami program dan siapa yang berhak

  • Cek status Anda/keluarga secara resmi

  • Waspada terhadap penipuan

  • Gunakan bantuan dengan bijak untuk kebutuhan nyata

Dengan isi yang tepat dan terus diperbarui sesuai kebijakan terkini, blog Anda dapat menjadi sumber yang sangat berguna bagi masyarakat umum yang ingin tahu “kapan cair bansos”, “cara cek penerima”, atau “apa yang harus dilakukan setelah cair”.


Sumber & Rujukan Resmi



Gaji Pensiunan PNS Terbaru 2025, Lengkap dengan Golongan dan Tunjangan

Image


Image


Link sumber gambar:

Jika mau, saya bisa cari beberapa gambar resolusi tinggi tanpa watermark yang cocok untuk header artikel blog (gratis atau lisensi terbuka) dan kirim link-unduhnya juga. Mau saya cari?


Artikel Blog: “Gaji Pensiunan PNS – Apa yang Harus Kita Tahu?”

Halo teman-teman pembaca setia! Yuk, kita santai tapi serius ngobrol tentang gaji pensiunan, khususnya bagi para ‎Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau yang sekarang disebut ‎Aparatur Sipil Negara (ASN). Bila kamu atau orang dekatmu bekerja di pemerintahan, pasti pertanyaannya muncul: “Berapa sih uang pensiunku nanti?” atau “Bagaimana sistemnya?”. Artikel ini bakal bantu menjawabnya dengan gaya yang mudah dipahami.


💡 Apa itu Pensiun PNS?

Pensiun PNS adalah penghasilan bulanan yang diterima seseorang setelah berhenti aktif sebagai PNS/ASN karena masa kerja, usia, atau alasan lainnya. Hak ini diatur oleh hukum negara sebagai apresiasi atas pengabdian. Misalnya, ‎Undang‑Undang Nomor 11 Tahun 1969 tentang Pensiun Pegawai dan Pensiun Janda/Duda Pegawai. (bkd.lampungprov.go.id)
Besaran pensiun pokok PNS juga diatur ulang melalui Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2024 tentang Penetapan Pensiun Pokok Pensiunan PNS dan Janda/Dudanya. (Kementerian Keuangan Republik Indonesia)


📊 Berapa Besaran Gaji Pensiunan PNS Sekarang?

Berikut ini ringkasan besaran penghasilan pensiun PNS berdasarkan golongan (sesuai PP 8/2024):

  • Golongan I: sekitar Rp 1.748.100 hingga Rp 2.256.700 per bulan. (klikharian.com)

  • Golongan II: sekitar Rp 1.748.100 hingga Rp 3.208.800 per bulan. (klikharian.com)

  • Golongan III: sekitar Rp 1.748.100 hingga Rp 4.029.600 per bulan. (klikharian.com)

  • Golongan IV: hingga sekitar Rp 4.957.100 per bulan untuk golongan IVe pada rangka atasnya. (Antara News Jawa Barat)

Kabar tambahannya: pemerintah memberikan hak Gaji Ke-13 untuk pensiunan PNS mulai 2 Juni 2025. (detikcom)
Jadi, kalau kamu pensiun sebagai PNS, kamu tetap mendapatkan penghasilan bulanan + beberapa tunjangan sesuai ketentuan.


🧮 Bagaimana Cara Penghitungannya?

Beberapa hal yang menentukan besar penghasilan pensiun PNS:

  • Golongan pangkat terakhir saat aktif bekerja (I, II, III, IV)

  • Masa kerja (lama pengabdian) (BKN Denpasar)

  • Dasar pensiun adalah gaji pokok terakhir atau yang relevan menurut peraturan. (detikfinance)
    Contoh: Bila seseorang aktif hingga golongan IVe dan memiliki masa kerja panjang, maka ia termasuk yang terbesar penerima pensiun.


✅ Kenapa Ini Penting untuk Dipahami?

Karena:

  • Buat kamu yang masih bekerja sebagai PNS/ASN, memahami hak pensiun membantu merencanakan keuangan jangka panjang.

  • Buat keluarga PNS yang akan memasuki masa pensiun — bisa dibuat skenario pengeluaran, tabungan, dll.

  • Hak pensiun adalah salah satu bentuk penghargaan negara atas pengabdian — jadi penting untuk tahu agar hak tidak terabaikan.


⚠️ Catatan dan Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan

  • Meski jumlah di atas sudah “terbaru”, tapi bisa saja ada perubahan atau penyesuaian (misalnya untuk wilayah khusus atau tunjangan).

  • Besaran pensiun bukan hanya gaji pokok saja — bisa ada tunjangan atau manfaat lainnya.

  • Pensiun ini berlaku setelah berhenti aktif sebagai PNS/ASN sesuai usia atau syarat pensiun. Pastikan syarat-syarat terpenuhi.

  • Seiring naiknya biaya hidup/inflasi, besaran pensiun bisa terasa lebih kecil dari ekspektasi — maka penting punya rencana keuangan tambahan.


📚 Sumber Informasi


Semoga artikel ini membantu kamu — baik yang masih aktif PNS/ASN, mau pensiun, atau anggota keluarganya — untuk lebih memahami bagaimana gaji pensiun bekerja.

Selasa, 28 Oktober 2025

BSU 2025: Kapan Cair Lagi? Ini Fakta Terbaru & Cara Cek Status Resmi Kemnaker




Bantuan Subsidi Upah (BSU): Cair Lagi? Siapa Saja yang Berhak? Yuk, Cek Faktanya di Sini!

Halo, Sobat Pekerja dan Bisnis Owner!

Pernah dengar atau bahkan jadi salah satu penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) atau yang sering disebut BLT Subsidi Gaji? Program ini sempat jadi angin segar buat banyak pekerja di Indonesia, terutama di masa-masa sulit beberapa waktu lalu. Nah, akhir-akhir ini santer lagi nih kabar soal BSU.

Ada yang bilang bakal cair lagi...

Ada yang tanya siapa saja yang berhak...

Daripada bingung dan cuma dengerin "katanya", yuk kita bedah fakta-fakta seputar BSU ini dengan serius tapi tetap santai. Penting banget buat tahu infonya dari sumber yang resmi biar enggak kena hoaks!


BSU Itu Apa, Sih?

Singkatnya, BSU adalah bantuan tunai yang diberikan pemerintah kepada pekerja/buruh yang memenuhi kriteria tertentu. Tujuan utamanya adalah untuk:

  • Meningkatkan daya beli para pekerja.

  • Mempertahankan stabilitas ekonomi di tengah berbagai tantangan (misalnya, dampak pandemi, kenaikan harga).

Program ini biasanya disalurkan melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan dan bank penyalur.


Kabar Terbaru BSU 2024/2025: Benarkah Akan Cair Lagi?

Sampai artikel ini ditulis (Oktober 2025), belum ada pengumuman resmi dari pemerintah mengenai kelanjutan atau pencairan BSU untuk tahun 2025. Program BSU terakhir kali disalurkan pada tahun 2022.

  • Penting untuk Dicatat: Pemerintah memang memiliki berbagai program bantuan sosial lain yang berjalan. Namun, BSU sebagai bantuan subsidi gaji spesifik untuk pekerja/buruh dengan skema seperti sebelumnya, saat ini belum ada kepastian.

Jangan mudah percaya hoaks! Selalu cek informasi dari sumber resmi pemerintah.


Siapa Saja yang Biasanya Berhak Menerima BSU (Berdasarkan Skema Sebelumnya)?

Kalau nanti BSU memang diaktifkan kembali, biasanya kriteria penerima tidak akan jauh berbeda dari skema sebelumnya. Berikut adalah kriteria umum yang dulu diterapkan:

  1. Warga Negara Indonesia (WNI): Dibuktikan dengan kepemilikan NIK.

  2. Peserta Aktif BPJS Ketenagakerjaan: Ini adalah syarat paling krusial. Pekerja wajib terdaftar aktif di BPJS Ketenagakerjaan hingga waktu tertentu (misalnya, Juni 2022 untuk BSU 2022).

  3. Gaji/Upah Maksimal: Umumnya, pekerja dengan gaji bulanan di bawah ambang batas tertentu (misalnya, maksimal Rp3,5 juta per bulan) menjadi prioritas.

  4. Bukan Penerima Bantuan Lain: Tidak sedang menerima bantuan sosial lain dari pemerintah (seperti PKH, BPNT, atau Kartu Prakerja) untuk menghindari tumpang tindih bantuan.

  5. Bukan PNS/TNI/Polri.

  6. Belum pensiun.

Disclaimer: Kriteria ini bisa berubah total jika pemerintah mengeluarkan kebijakan BSU yang baru. Jadi, pantau terus pengumuman resminya ya.


Bagaimana Cara Mengecek Status Penerima BSU (Jika Diaktifkan Kembali)?

Jika BSU diaktifkan lagi, ada beberapa cara resmi untuk mengecek status Anda:

  1. Situs Resmi Kemnaker:

    • Kunjungi portal resmi Kementerian Ketenagakerjaan: https://bsu.kemnaker.go.id/

    • Anda biasanya perlu membuat akun atau login dengan akun yang sudah ada.

    • Ikuti petunjuk untuk mengecek status.

  2. Situs Resmi BPJS Ketenagakerjaan:

  3. Aplikasi SiapKerja atau JMO (BPJS Ketenagakerjaan):

    • Melalui aplikasi ini, Anda juga bisa memantau status kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dan kemungkinan informasi terkait BSU.

Penting: Saat ini, karena BSU belum diumumkan kembali, tautan-tautan di atas mungkin tidak menampilkan informasi BSU terbaru, melainkan arsip dari program sebelumnya.


Jangan Panik, Tetap Update dari Sumber Resmi!

Kabar tentang bantuan sosial memang selalu menarik perhatian. Namun, di era digital ini, sangat mudah muncul informasi yang tidak akurat (hoaks).

Ingat! Selalu pastikan informasi BSU atau bantuan pemerintah lainnya berasal dari:

  • Website resmi kementerian terkait (Kemnaker, Kemenko Perekonomian, Kemensos).

  • Akun media sosial resmi pemerintah (yang bercentang biru).

  • Media massa terpercaya.

Dengan begitu, Anda akan selalu mendapatkan informasi yang valid dan terhindar dari penipuan. Mari jadi masyarakat yang cerdas dan kritis terhadap informasi.

Semoga artikel ini bermanfaat dan mencerahkan ya, Sobat Blogger! Jangan lupa bagikan ke teman-temanmu agar tidak ketinggalan info penting ini.


Sumber Informasi Resmi:

Lynk.id Viral: Panduan Lengkap Biar Cuan Maksimal! Cara Kerjanya dan Strategi Monetisasi Produk Digital

  Lynk.id: Si Ijo yang Viral, Apa Sih Sebenarnya? Dan Gimana Caranya Bikin Cuan Tanpa Ribet? 💸 Halo, Sobat Kreator, Pejuang UMKM, dan Para ...